Suplemen yang Baik Untuk Dikonsumsi Para Lansia

Posted on March 22, 2021 in Kesehatan Lansia by

Sebuah studi dari National Center for Biotechnology Information Amerika Serikat membuktikan bahwa setidaknya satu dari empat penduduk lansia di kota besar dan maju mengkonsumsi suplemen multivitamin. Sedangkan lebih dari separuh diantaranya mengonsumsi 4-5 macam suplemen. Sebagian besar alasan para lansia mengkonsumsi suplemen secara rutin adalah untuk memperlambat penuaan, menjaga stamina tubuh agar tidak mudah sakit, atau untuk mencegah kekurangan gizi. Semua dilakukan atas dasar persetujuan dari dokter tersebut terlebih dahulu agar tidak sembarangan memberikan suplemen kepada orang terkasih atau diri sendiri, karena jika salah salah kalian bisa membahayakan hidup seseorang atau juga hidup kalian sendiri. Jadi sebaiknya kalian bisa konsultasikan hal tersebut terlebih dahulu sebelum mengkonsumsinya.

Apakah Lansia Membutuhkan Vitamin Tambahan?

Sebelum memilih daftar tangkasnet berbagai suplemen untuk lansia, penting untuk terlebih dahulu mencukupi kebutuhan nutrisi, termasuk mineral dan vitamin. Sumber dari nutrisi tersebut dapat diperoleh dari bahan makanan sehari-hari.  Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang seharusnya disajikan untuk lansia setiap hari, agar kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi dengan baik.

Namun tentunya, ada beberapa kondisi yang membuat lansia membutuhkan asupan suplemen, di antaranya itu seperti :

  • Sakit

Lansia yang sedang sakit, apalagi sampai dirawat di rumah sakit membutuhkan asupan nutrisi dalam jumlah yang cukup untuk membantu mempercepat penyembuhan penyakitnya. Hampir semua lansia yang sedang sakit mengalami penurunan nafsu makan sehingga dikhawatirkan pemenuhan kebutuhan nutrisi tidak dapat dicukupi hanya dengan makanan saja. Nah, disinilah vitamin untuk lansia diperlukan.

  • Nafsu Makan Turun

Semua keadaan yang menyebabkan penurunan nafsu makan, sulit makan (misalnya gigi yang tidak lengkap, sariawan), masalah pencernaan (mual, muntah, diare) juga memerlukan tambahan vitamin untuk orang tua agar gizi mereka terpenuhi.

Jenis Suplemen yang Dibutuhkan Lansia

Berbeda dengan sayur dan buah yang semakin banyak dikonsumsi akan membuat tubuh semakin sehat, suplemen ternyata memberikan efek yang berbeda. Kaum lansia yang mendapat asupan suplemen secara rutin belum tentu lebih sehat dibanding dengan yang tidak mengkonsumsinya.

Karena pada dasarnya, jika vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh sudah bisa tercukupi melalui makanan yang dikonsumsi, maka suplemen untuk lansia tak diperlukan lagi. Meski demikian, karena pengaruh penuaan, ada beberapa jenis multivitamin yang bagus untuk orang tua, yaitu:

  • Vitamin D

Pada lansia yang mobilitasnya sedikit, kesempatan terpapar sinar matahari menjadi berkurang sehingga dapat kekurangan vitamin D. Salah satu solusinya adalah dengan mengonsumsi suplemen vitamin D. Suplemen ini baik untuk lansia, tetapi harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui dosis yang tepat. Sebab, residu dari vitamin D tak bisa dikeluarkan melalui air seni, melainkan terakumulasi dalam tubuh. Umumnya, dosis yang dianjurkan adalah 10 mikrogram tiap harinya.

Secara alami, vitamin D didapatkan melalui makanan dan paparan sinar matahari di pagi hari (berkisar antara pukul 7 hingga 8 pagi) selama 10-15 menit. Lansia juga bisa mencukupi kebutuhan vitamin D melalui makanan, seperti susu dan yoghurt.

Komponen gizi ini dibutuhkan untuk beberapa hal seperti berikut:

  1. Menjaga kepadatan tulang
  2. Menjaga massa otot
  3. Mempertahankan imunitas tubuh
  • Kalsium 

Sumber kalsium terbaik sebenarnya bukan dari suplemen, melainkan dari makanan seperti susu, keju, yoghurt, sayuran hijau, kacang, dan ikan. Zat gizi ini berperan dalam beberapa hal berikut:

  • Menjaga tulang dan gigi agar tetap kuat
  • Membantu kontraksi otot jantung
  • Membantu dalam pembekuan darah

Kekurangan kalsium pada kaum lansia menyebabkan tulang rapuh dan mudah patah. Namun, suplemen kalsium untuk lansia ini diperlukan hanya bila asupan kalsium dari makanan tak dapat dipenuhi. Jadi, konsultasikan dulu dengan dokter jika ingin mengkonsumsi kalsium dalam bentuk suplemen. Sebab pada sebagian orang, asupan suplemen kalsium bisa menyebabkan diare.

  • Vitamin B12

Vitamin B12 merupakan jenis vitamin yang baik untuk lansia dengan mekanisme yang cukup kompleks. Agar bisa diserap dengan baik oleh usus, vitamin B12 perlu diikat dulu oleh suatu zat yang dikeluarkan oleh lambung. Pada lansia yang mengalami gangguan pencernaan (khususnya pada lambung dan usus), penyerapan vitamin B12 dapat terganggu. Akibatnya, tubuh kekurangan vitamin B12 dan menyebabkan anemia, kesemutan, gangguan saraf, serta menyebabkan iritasi pada lidah.

Salah satu sumber vitamin B12 terbaik adalah dari daging. Jika kaum lansia masih mampu mengunyah daging dengan baik dan tak memiliki gangguan pencernaan, maka suplemen vitamin B12 tak dibutuhkan. Namun jika konsumsi suplemen B12 dirasa perlu, konsultasikan dulu mengenai dosis dan cara pemberiannya (dengan tablet atau suntikan) pada dokter agar dapat memberikan manfaat optimal.

  • Vitamin B6

Beberapa studi menemukan bahwa kadar vitamin B6 yang cukup di dalam tubuh dapat membantu mempertahankan memori pada lansia. Dengan vitamin B6 yang cukup, maka diharapkan dapat membantu agar lansia tidak cepat pikun. Tentunya, perlu dibarengi dengan melakukan berbagai aktivitas sehari-hari yang dapat melatih otak. 

Selain melalui suplemen, vitamin B6 alami dapat diperoleh dari makanan seperti hati, salmon, tuna, makarel, dan sarden.

  • Magnesium 

Selain kalsium dan vitamin D, magnesium juga tak kalah penting untuk membantu menjaga Kesehatan tulang dan gigi yang tentunya dapat semakin rapuh pada usia lanjut. Magnesium juga dapat membantu menstabilkan kadar gula darah. Hal ini penting bagi lansia yang sering kali mengalami kenaikan kadar gula darah, terutama bagi lansia penyandang diabetes.

Suplemen dengan kandungan magnesium merupakan salah satu multivitamin yang baik untuk orang tua. Selain dalam bentuk suplemen, magnesium bisa didapat dari makanan seperti kacang dan sayuran berdaun hijau.

  • Omega-3

Omega-3 merupakan asam lemak esensial yang sangat penting bagi tubuh. Karena tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri, lansia harus mendapatkannya dari makanan ataupun suplemen. Sumber omega-3 alami didapat dari salmon, tuna, sarden, dan makarel setidaknya 2 porsi per minggu.

Makanan dan suplemen untuk lansia yang mengandung omega-3 bermanfaat tidak hanya untuk menurunkan kolesterol, mengencerkan darah, dan menjaga kesehatan jantung, tetapi juga untuk kesehatan mata dan otak.

Pada umumnya, multivitamin yang bagus untuk orang tua sudah mengandung semua vitamin dan mineral yang sudah disebutkan di atas, hanya saja biasanya omega-3 perlu dibeli secara terpisah. Namun sekali lagi, perlu diingat untuk tidak hanya bergantung pada suplemen semata. Lansia tetap harus melakukan pola hidup yang sehat, mulai dari menjaga pola makan yang baik, tetap beraktivitas fisik setidaknya 30 menit setiap hari, tidur cukup, menghindari rokok dan minum alkohol berlebihan, serta mengelola stres. Jika hal tersebut tidak dilakukan maka vitamin yang dikonsumsi pun akan percuma saja karena inti dari reaksi vitamin tersebut agar bekerja secara baik di tubuh adalah menjaga polah hidup juga.