Vitamin untuk Lansia, Apakah Memang Diperlukan?

Posted on August 27, 2020 in Main by

Seiring dengan bertambahnya usia, fungsi dari tubuh yang dimana biasanya akan mulai mengalami sebuah penurunan sehingga orang tua atau juga lansia yang dimana dalam kondisi ini akan semakin rentan untuk jatuh sakit. Jika sudah begitu, mungkin nantinya anda akan berpikir untuk dapat memberikan sebuah vitamin untuk lansia agar tubuhnya nanti akan tetap bugar dan juga sehat. Namun yang sering menjadi sebuah pertanyaan, apakah lansia benar memang benar membutuhkan vitamin tambahan? Sebelum anda memberikan vitamin untuk lansia, sebaiknya anda juga bisa untuk pahami dulu artikel dibawah ini.

Perlukah lansia minum vitamin tambahan?

Vitamin dan juga mineral adalah merupakan mikronutrien yang sangat penting dan juga dibutuhkan oleh penggemarh joker123 pada tubuh. Walaupun untuk zat ini hanya dibutuhkan dalam skala mikro alias diperlukan untuk tubuh dalam jumlah yang cukup sedikit, setiap orang yang dimana nantinya harus tetap dipenuhi. Vitamin dan juga mineral tidak dapat dihasilkan oleh tubuh, sehingga untuk zat tersebut yang dimana tentunya harus dipenuhi dari luar. Vitamin dan mineral sendiri bisa berupa makanan atau juga dengan menggunakan suplemen. Khususnya yang diberikan bagi lansia yang memang sistem imunnya sendiri sudah mulai mengalami penurunan.

Para ahli yang juga sepakat bahwa cara yang terbaik untuk mendapatkan sebuah asupan vitamin sendiri  yang dimana digunakan cukup adalah dengan melalui makanan yang sehat. Mulai dari salah satunya yaitu memperbanyak makan sayur, buah-buahan, dan juga biji-bijian, dan juga menambah asupan bahan alami lainnya. Lantas, bagaimana dengan tambahan suplemen? Apakah lansia sendiri memang memerlukan vitamin tambahan agar tetap sehat?

Memasuki usia yang biasanya menginjak 50 tahun ke atas, hormon dalam tubuh yang dimana biasanya akan mulai berubah dan juga sudah tidak seimbang. Hal ini lah yang dimana akan membuat Anda akan sulit untuk dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan juga kebutuhan mineral setiap harinya secara alami alias dari konsumsi  makanan. Nah, maka itulah pentingnya sebuah asupan vitamin yang digunakan untuk lansia supaya dapat mencukupi kebutuhan vitaminnya agar tetap terjaga.

Namun sayangnya, dimana para ahli dari Emory University yang juga mengungkapkan bahwa sekitar dari dua pertiga dari lansia yang minum vitamin tapi dimana sebetulnya hal tersebut tidak diperlukan. Bahkan menurut sebuah penelitian yang dilakukan dalam The Journal of Nutrition tahun 2017, yang dimana sebanyak 29 persen lansia sendiri biasanya akan mengonsumsi 4 atau lebih vitamin dalam jumlah sekaligus sekali minum.

Alih-alih hal ini yang akan menyehatkan, namun ternyata jika terlalu banyak dalam asupan vitamin sendiri yang dimana hal ini sendiri malah justru akan dapat berakibat membahayakan kesehatan dari lansia itu sendiri. Tidak menutup juga sebuah kemungkinan bahwa lansia yang dimana juga  bisa mengalami sebuah kondisi overdosis vitamin.

Selain itu, yang dimana juga ada beberapa vitamin yang menang tergolong larut air, yaitu ada vitamin B dan juga C. Kelebihan vitamin yang ada dalam tubuh yang nantinya akan diproses oleh ginjal dan juga akan langsung dikeluarkan lewat urin. Alhasil, vitamin yang sudah diminum oleh lansia sendiri akan jadi sia-sia dan hal tersebut nantinya hanya membuang-buang uang saja.

Kapan lansia perlu vitamin tambahan?

Perlu diingat juga bahwa vitamin sendiri bukanlah obat ajaib. Meskipun vitamin memang dapat membantu untuk dapat meningkatkan daya tahan tubuh, namun yang jadi kenyataannya adalah tidak semua orang butuh ternyata juga perlu vitamin tambahan.

Sebetulnya, perlu atau juga tidaknya vitamin dalam tubuh lansia hal tersebut tentunya hanya bisa untuk dapat ditentukan oleh orang tua itu sendiri atau juga orang-orang yang memang ada di sekitarnya. Apabila jika selama ini lansia yang memang sudah cukup asupan dalam makanan yang bergizi dalam setiap hari, maka lansia yang tidak akan membutuhkan sebuah suplemen tambahan.

Sebaliknya, jika sistem imun atau juga sistem tubuh lansia sendiri yang gampang untuk dapat menurun dan juta gampang jatuh sakit, maka hal tersebut ternyata mungkin saja menjadi salah satu hal yang memang diperlukan yaitu suplemen dan vitamin untuk lansia. Untuk memastikan hal tersebut juga, anda bisa segera konsultasikan ke dokter terdekat.

Vitamin untuk lansia biasanya diperlukan jika:

  • Lansia yang memang sudah  mengalami penurunan nafsu makan.
  • Lansia yang mengalami gigi ompong, sehingga nantinya akan susah mengunyah.

Kondisi-kondisi tersebut yang dimana memang akan membuat lansia jadi sulit makan, sehingga nantinya juga asupannya pun berkurang. Bila orang tua atau juga lansia yang ada di dalam keluarga Anda memang mengalami salah satunya, maka dalam hal ini tentu Anda boleh memberikan sebuah asupan vitamin untuk lansia. Namun dalam hal ini juga alangkah baiknya, jika anda konsultasikan dulu ke dokter tentang mengenai jenis dan juga dosis vitamin yang tentunya tepat untuk lansia. 

Jenis vitamin yang dikhususkan untuk lansia usia 50 tahun ke atas

Maka tak perlu buru-buru untuk dapat mengambil vitamin untuk lansia yang dimana memang sistem imunnya sudah mulai menurun. Sebisa mungkin, untuk anda sendiri agar dapat penuhi kebutuhan vitaminnya anda secara alami melalui makanan yang bergizi.

Kalsium dan vitamin D

Memasuki usia 50 tahun ke atas, yang dimana biasanya jika kepadatan tulang yang nantinya juga akan mulai menurun secara drastis. Hal ini yang juga nantinya akan dapat membuat para lansia yang dimana biasanya mulai rentan mengalami osteoporosis, terutama hal ini pada lansia wanita.

Produksi dalam hormon estrogen yang ada di dalam tubuh yang dimana hal ini sendiri mengakibatkan mulai menurun dan memasuki menopause. Padahal, estrogen yang dimana juga dapat berperan sangat penting untuk menjaga massa dalam tulang. Karena itulah, wanita yang biasanya akan  lebih rentan mengalami kondisi osteoporosis alias kondisi atau penyakit pengeroposan tulang setelah kondisi menopause.

Menurut Angka Kecukupan dalam Mineral milih Kemenkes RI, lansia yang biasanya berusia 50 tahun ke atas yang biasanya akan membutuhkan 15-20 mcg vitamin D dan juga 1000 mg kalsium. Untuk hal ini sendiri dapat memenuhi kebutuhan kalsium, lansia yang dimana dapat mengonsumsi keju, yogurt, atau juga susu. Sementara untuk kecukupan dalam vitamin D, bisa dipenuhi lansia dengan makan kuning telur, keju,ikan tuna, hati sapi, dan juga mackerel.

Omega-3

Asam lemak dan juga omega-3 termasuk juga menjadi salah satu dari jenis dan juga nutrisi atau juga vitamin untuk lansia yang dimana dalam hal ini juga yang tak kalah penting. Pasalnya, omega-3 sendiri yang bermanfaat untuk dapat mengurangi dari pembentukan plak yang ada di dalam arteri, menjaga kadar gula darah dalam tubuh agar tetap normal, hingga juga berguna untuk menjaga detak jantung di dalam tubuh lansia agar tetap stabil. Fungsi omega-3 sendiri yang juga dapat mengurangi peradangan yang ada di bagian tubuh mana pun, baik pada saat terkena penyakit jantung, kanker, atau juga penyakit Alzheimer sekalipun.

Menurut Christine Grobstadt, M.D, yang dimana dirinya merupakan seorang penulis Doctor’s Detox Diet, dosis untuk omega-3 sendiri  yang biasanya dianjurkan untuk lansia sendiri yaitu adalah sebesar 1.000 mg EPA dan juga DHA omega-3 per hari. Sumber omega-3 yang dimana merupakan sumber terbaik untuk lansia sendiri biasanya akan meliputi minyak biji rami, ikan salmon, walnut, dan juga edamame.

Demikian penjelasan tentang perlukah memberikan vitamin untuk memenuhi asupan gizi bagi lansia. Ternyata pemberian vitamin bagi lansia sendiri merupakan suatu hal yang harus diperlukan sebelum dilakukan. Karena tak semua lansia dengan kondisi yang memerlukan vitamin.